AMONIASI
JERAMI PADI
Jerami padi setiap tahunnya tersedia dalam jumlah yang cukup berlimpah
setelah panen dilaksanakan. Tetapi jerami padi ini miskin akan kandungan zat
gizi, tercermin dengan rendahnya daya cerna, kandungan serat kasar tinggi dan
kandungan proteinnya rendah.
Oleh karena itu,
untuk meningkatkan kualitas dari jerami itu sendiri diperlukan suatu perlakuan
tertentu diantaranya adalah amoniase. Dengan dilakukannya proses amoniase
terlebih dahulu terhadap jerami tersebut maka akan terjadi peningkatan daya
cerna. Sehingga kandungan nutrisi yang terdapat pada jerami tersebut dapat
dimanfaatkan dengan semaksimal mungkin
1.
Alat dan Bahan
Selama
berlangsungnya kegiatan diperlukan beberapa alat dan bahan, antara lain :
Alat
:
- Box kayu berukuran 40 x 40 cm
- Tali pengikat
- Plastik tebal dengan lebar 1 m
- Timbangan
Bahan
:
- Jerami 5 kg
- Urea 300 gr
- Air 300 ml
2. Prosedur Kerja
- Persiapkan jerami yang akan dipakai dengan kandungan air + 70 %, bila terlalu lembab maka jerami harus dijemur terlebih dahulu
30 % kadar air : 70 % kadar BK jerami
Maka bila digunakan % kg jerami artinya kadar BK jeramitersebut adalah
70 % x 5 kg = 3,5 kg
- Timbang jerami sebanyak 5 kg
- Lalu masukan jerami ke dalam box kayu yang sudah dilengkapi dengan tali pengikat, tekan sepadat mungkin kemudian ikat jerami tersebut ( usahakan buat sebanyak dua ikat jerami )
- Timbang urea sebanyak 300 gr yang didapatkan dari hasil perhitungan sebagai berikut :
-
Urea mengandung 46 % Nitrogen , maka :
Urea yang diperlukan untuk tiap kilogram jerami adalah
100 x 40
gr = 86,95 gr
= 87 gr ( dibulatkan )
46
-
Urea yang dipakai adalah
BK jerami x 87 gr
= 3,5 x 87
gr
= 304,5 gr
urea
- Untuk pembuatan amoniasi jerami secara basah
Tambahkan air sebanyak 300 ml (perbandingan 1 : 1 dengan urea) lalu diaduk sampai seluruh
urea tersebut mencair dan siramkan ke tumpukan jermi yang disusun berlapis
secara merata
Untuk pembuatan amoniasi jerami secara kering
Urea diberikan secara langsung ke tumpukan jerami yang disusun berlapis
- Kemudian masukan jerami ke dalam plastik
- Keluarkanlah sebanyak mungkin udara yang terdapat dalam plastik, lalu ikat plastik tersebut dengan rapat
- Simpan selama 21 hari untuk amoniasi jerami secara basah dan 320 hari untuk amoniasi jerami secara kering dalam kondisi tempat penyimpanan yang kering dan normal
- Setelah tiba waktunya, buka plastik tersebut dan amati perubahan yang terjadi.
- Sebelum diberikan kepada ternak, jerami hasil amoniasi harus diangin – angin terlebih dahulu agar gas dan bau menyengat yang terbentuk dapat hilang (berkurang).
Tidak ada komentar:
Posting Komentar